Turis Asing Curhat Dikecewakan Maskapai Indonesia. Aduh Malu Deh!

TKasus penundaan penerbangan pesawat atau lebih dikenal menggunakan nama delay bukan menjadi hal asing di Indonesia. Hampir setiap bulan, ada saja kasus serupa yg menciptakan penumpang terlantar di bandara. Tidak heran jika poly sekali pengguna transportasi jalur udara yg sering melontarkan kekesalannya lewat media umum.

Salah satunya adalah Johnny Ward, seseorang turis asing yang awalnya berencana buat mengunjungi Pulau Komodo dengan Wings Air pada tanggal 22 Mei 2017 kemarin. Traveler tampan yang juga dikenal menjadi blogger ini kesal lantaran penerbangannya ditunda sampai 4 kali. Tidak hanya itu, pihak maskapai pun pula menolak buat memberikan solusi atas kerugian yang dialami sang Ward selama terdapat pada Bali.

Postingan Ward
Postingan Ward [image source]
Puncak amarah menurut pria tampan ini akhirnya tertuang lewat akun instagram pribadinya. Ia mengaku kecewa dengan pelayanan yang diberikan sang Wings Air. Dalam tulisannya tersebut, dia telah kesal sampai tidak akan memakai maskapai naungan Lion Air ini. Seperti penumpang lain, Ward kesal lantaran rugi menggunakan uang yang sudah dia keluarkan. Apalagi, ternyata ibunya telah lebih dahulu hingga di Pulau Komodo sebelum dirinya.

Postingan Ward pada media sosialnya ini langsung banjir komentar berdasarkan netizen dari Indonesia. Selain meminta maaf, poly pada antara mereka yg bertukar pengalaman tentang pengalaman delay ketika menaiki maskapai tersebut. Pun kecewa menggunakan Wings Air, namun turis ganteng satu ini rupanya nir kapok buat berkunjung ke Indonesia. Ia bahkan permanen cinta dengan tanah air kita.

Ibu Ward Saat di Pulau Komodo
Ibu Ward Saat pada Pulau Komodo [image source]
Bukan hanya Ward, sebelumnya jua terdapat beberapa penumpang yg sempat mengamuk dampak penundaan berdasarkan maskapai yg terlalu lama . Bahkan mereka melakukan demo supaya menerima ganti rugi. Pengalaman nir mengenakkan tersebut harusnya sebagai pembelajaran untuk kita agar selalu menjadi traveler cerdas. Ada baiknya mencari review maskapai terbaik agar tidak mengalami kasus yg sama. Atau boleh pula mengambil penerbangan paling pagi atau paling malam buat mengurangi resiko delay. Setuju kan?

Comments