Lontong Balap Pak Gendut Kuliner Legendaris Langganan Artis

Siapa yg tak pernah jalan-jalan di Surabaya? Ibukota Jawa Timur ini dikenal sebagai kota terbesar sehabis Jakarta. Tak jauh tidak sinkron, daerah menggunakan ikon buaya & ikan sura ini pula sangat sibuk dan hidup hingga 24 jam. Saat berkunjung, jangan lupa buat merasakan banyak sekali kulinernya yg populer misalnya Rawon Setan dan pula Sego Sambel Mak Yeye. Ada lagi nih makanan sederhana akan tetapi lezatnya luar biasa. Apa, ya?

Lontong Balap Legendaris menggunakan Resep Turun Temurun

Lontong balap Pak Gendut dengan banyak toge
Lontong balap Pak Gendut dengan banyak toge [image source]
Kelezatan Lontong Balap Pak Gendut sudah menyenangkan pelanggan dari tahun 1958. Pak Gendut sendiri melanjutkan usaha orang tua yg dulu membuka lapak di Depan Bioskop Garuda. Sejak tahun 1995, beliau meneruskan usaha tersebut dan membarui nama warungnya. Anaknya pun pula melanjutkan usaha oleh ayah sejak tahun 2006 menggunakan menerima resep warisan sebelum Pak Gendut tewas.

Lontong Balap Pak Gendut Surabaya
Lontong Balap Pak Gendut Surabaya [image source]

Campuran yg Menambah Kelezatan

Lentho dan tahu pelengkap Lontong balap
Lentho dan tahu pelengkap Lontong balap [imagekuliner khas Surabaya. Berisi lontong, lentho, tahu, dan kecambah yang melimpah kemudian disiram menggunakan kuah petis asin yg segar. Kuliner satu ini belum sempurna jika dihidangkan tanpa pasangannya, yaitu sate kerang. Lontong Balap Pak Gendut telah menjadi destinasi yg harus dikunjungi oleh wisawatan. Kini, sudah terdapat tiga cabang yang bisa didatangi. Salah satunya terdapat di Jalan Prof. Dr. Moestopo No. 11 Surabaya (depan PDAM), pindahan menurut Jl. Kranggan.

Kerang di Lontong Balap Pak Gendut
Kerang di Lontong Balap Pak Gendut [image source]

Murah dan Langganan Para Artis

Nikmatnya Lontong balap Pak Gendut
Nikmatnya Lontong balap Pak Gendut [image source]
Untuk menikmati seporsi Lontong Balap fenomenal ini, kamu hanya perlu membayar kisaran 11 ribu rupiah. Sate kerang mampu dibeli secara terpisah. Jangan lupa meminta ekstra kecambah atau tauge yg segar. Porsinya pun terbilang nir pelit. Taburan bawang goreng yg melimpah pula akan menambah nikmat santapanmu. Rupanya, kuliner ini adalah favorit para artis. Tampak Ari Lasso, sampai Pak Bondan ‘maknyus’ termasuk langganannya.

Lontong Balap Pak Gendut langganan para artis
Lontong Balap Pak Gendut langganan para seniman [image source]

Mau ke Tempat Wisata Tinggal Jalan Kaki

Hotel Sahid Surabaya
Hotel Sahid Surabaya [image source]
Lokasi kuliner tradisional ini hanya berjarak 13 mnt menggunakan berjalan kaki berdasarkan Stasiun Gubeng, lho. Daripada galau wajib ke mana buat mengisi akhir pekan selesainya menyantap lontong balap, kamu sanggup berkunjung ke Monumen Kapal Selam dan menginap di Hotel Sahid yang berada di samping stasiun dengan tarif lebih kurang 400 ribu rupiah buat semalamnya. Jika bosan, bisa juga mencari hiburan pada Grand City Mall yg berjarak 7 menit berjalan kaki dari tempatmu menginap. Tak perlu macet-macetan, deh.

Museum Kapal Selam
Museum Kapal Selam [image source]

Cicipi Kuliner Lainnya

Carnival Steak and Grill
Carnival Steak and Grill [image source]
Sambil mencari angin segar di Surabaya yg berhawa panas, seru nih bila hunting kuliner enak yang ada di sekitar Sahid Hotel. Ada Carnivor Steak and Grill yg enak dengan suasana hijau. Rasakan sendiri sensasi steak bintang kelas 5 menggunakan suasana yg sangat syahdu. Di wilayah Embong Kali Asin, ada Es Teler Mini dengan bakso sapi yang kudu dicicipi. Setelah puas dan kenyang, mampu langsung jalan kaki sejauh 10 mnt ke Stasiun Gubeng dan pergi ke kota asalmu.

Es Teler Mini dan bakso
Es Teler Mini & bakso [image Lontong Balap Pak Gendut

Lokasi:
Jl. Prof. Dr. Moestopo No. 11 Surabaya (depan PDAM + Dekat Stasiun Gubeng)
Buka: 09.00 – 20.00

Wah, terdapat poly masakan yang bisa dicicipi di Surabaya, nih. Boleh jua menginap pada kota Pahlawan ini di akhir pekan, sambil hunting kuliner enak di kurang lebih tempat menginap. Setuju, kan?

Comments